Dua Struktur Aneh Raksasa Muncul dari Dekat Inti Bumi, Ilmuwan Temukan Penjelasan Baru

Inti Bumi

Bumi ternyata menyimpan dua struktur raksasa misterius yang ukurannya bahkan jauh lebih besar dari benua. Selama bertahun-tahun, para ilmuwan menduga bahwa benda aneh yang tersembunyi di kedalaman planet ini mungkin merupakan sisa-sisa dari planet lain yang pernah bertabrakan dengan Bumi purba.

Kini, penelitian terbaru yang dipimpin oleh ahli geologi Yoshinori Miyazaki dari Rutgers University, AS, memberikan teori baru yang lebih masuk akal untuk menjelaskan keberadaan dua struktur tersebut. Kedua blok besar ini dikenal sebagai Zona Kecepatan Rendah Raksasa atau LLSVP (Large Low Shear Velocity Provinces), dan terletak di bagian bawah mantel Bumi tepat di antara lapisan mantel dan inti.

Apa Itu LLSVP dan Mengapa Begitu Misterius?

LLSVP adalah wilayah di dalam mantel Bumi tempat gelombang seismik bergerak jauh lebih lambat daripada biasanya. Perlambatan ini terjadi karena komposisi material di zona tersebut berbeda dari lapisan lain di sekitarnya.

Berdasarkan pemetaan 3D dari data gelombang seismik global, para ilmuwan mengonfirmasi bahwa Bumi memiliki dua LLSVP raksasa:

  • Satu berada di bawah benua Afrika

  • Satu lagi berada di bawah Samudra Pasifik

Ukuran keduanya tidak main-main masing-masing lebih besar dari seluruh benua modern.

Dugaan Lama: Sisa Planet Theia yang Pernah Menghantam Bumi

Sebelum studi baru ini muncul, teori paling populer menyebutkan bahwa dua blok aneh tersebut merupakan pecahan dari planet Theia. Dalam teori pembentukan Bulan, Theia digambarkan sebagai planet seukuran Mars yang menabrak Bumi sekitar 4,5 miliar tahun lalu. Material tabrakan itu akhirnya membentuk Bulan, sementara sisanya mungkin tenggelam ke dalam Bumi dan menjadi LLSVP.

Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa dua struktur itu sangat tua dan stabil, sesuai dengan skenario Theia.

Teori Baru: LLSVP Terbentuk dari Lautan Magma Purba

Dalam studi yang baru dipublikasikan di jurnal Nature Geosciences, Dr. Miyazaki dan timnya menemukan penjelasan yang lebih realistis. Menurut mereka, LLSVP kemungkinan merupakan “benua rahasia” yang terbentuk bukan dari planet lain, tetapi dari proses pendinginan Bumi purba sendiri.

Bumi Dulu Adalah Bola Cair

Setelah terbentuk, Bumi pernah berada dalam kondisi sepenuhnya cair dan ditutupi oleh lautan magma global. Ketika magma perlahan mendingin, material di dalamnya memisah berdasarkan beratnya:

  • Material lebih berat tenggelam ke lapisan yang lebih dalam

  • Material lebih ringan naik menuju mantel dan kerak

Namun, data seismik modern membantah teori sederhana tersebut karena komposisi LLSVP ternyata tidak cocok dengan prediksi pembentukan yang teratur dan berlapis-lapis.

Simulasi Baru Mengungkap Mekanisme yang Lebih Realistis

Untuk memecahkan kontradiksi ini, Miyazaki dan tim melakukan simulasi dengan mencampur komponen utama pembentuk Bumi dan mempelajari bagaimana mereka mendingin dalam dua skenario:

  1. Dengan kebocoran material dari kerak

  2. Tanpa kebocoran material

Hasilnya menarik tidak semua elemen mendingin dan mengkristal pada kecepatan yang sama.

  • Magnesium oksida dan

  • Silikon dioksida

mengalami kristalisasi lebih cepat daripada besi, sehingga material ringan tersebut muncul ke mantel dan terakumulasi menjadi struktur besar.

Hasilnya adalah dua blok raksasa yang kini kita kenal sebagai LLSVP, bagaikan “benua tersembunyi” yang tumbuh dari kedalaman inti Bumi.

LLSVP: Benua Rahasia yang Mencuat dari Dekat Inti

Dalam model tersebut, material yang naik ini akhirnya membentuk struktur besar seakan-akan benua yang tumbuh dari bawah, bukan dari permukaan. Struktur ini kemudian memiliki puncak dan lembah seperti “pegunungan” yang naik dari mantel Bumi.

Fenomena inilah yang selama ini terekam sebagai wilayah dengan kecepatan seismik sangat rendah.

Penemuan Penting untuk Memahami Evolusi Bumi

Studi baru ini tidak hanya memberikan jawaban mengenai LLSVP, tetapi juga membantu menjelaskan:

  • Evolusi awal Bumi

  • Pembentukan mantel dan inti

  • Dinamika konveksi panas dalam planet

  • Asal-usul bentuk geologi besar seperti hotspot vulkanik di Hawaii dan Afrika

Penelitian ini memperlihatkan bahwa Bumi masih menyimpan banyak misteri, bahkan jauh di bawah kaki kita di kedalaman yang tak pernah bisa dijangkau manusia.